Agustus 2010


Berikut adalah ulasan singkat untuk cerpen:

Sindrom Anzu: Nama Terlarang di Angkasa – karya Calvin Michel Sidjaja

Sky of Dawn – karya Noirciel

Speak of The Devil: The Bait – karya F.A. Purawan

Tea Time – karya Serasoshiny

Temmora (Buah Pohon Doa) – karya Elbintang

The Bully – karya Chardonnay

The Fraternity – karya Violet Teresa

The Jackals – karya Fallen Angel

Tridalry – karya A.I. Musthafa

Under the Greenwood Tree – karya Restya

Wajah Sheira – karya Aki

Yumegatari – karya Szero

Zee & Zoe – karya Sang Mimpi

5 Black Castles – karya Yonika

(lagi…)

Berikut adalah ulasan singkat untuk cerpen:

Perjalanan: Ekstremis, Seniman, Tuhan – karya Smith61

Q’s – karya 145

Rahasia Fiona – karya Nebunedzar

Roan’s Journey – karya Maximus

Roh Hijau – karya Franci

Sabtu, 4 April – karya Eve Shi

Sang Pelukis – karya Fredrik Nael

Sebuah Harapan Seorang Gadis Mungil – karya Yuni Batue

Selera Ganesha – karya Dewi Putri Kirana

Sepakbola 2189 – karya Qeeya Aulia

Si Ipin – karya Puput Happy

Silence – karya JAP

(lagi…)

Berikut adalah ulasan singkat untuk cerpen:

Labirin – karya Aphrodite

Lelembut – karya Ewing

Masa Lalu Alpha dan Beta – karya Panah Hujan

Midrelty – karya Billy Phoenix

Mimpi yang di Dalamnya Kemampuan Berpedangku Diuji – karya Alfare

Moka si Mobil Jelaga – karya Yuniar K

Mongku & Barnabas – karya Rickman Roedavan

Nanami: Flower of Destiny – karya Anggra T

Negeri Impian Aira – karya Mia Wawa

Ortriks – karya Pearl

Pedang dan Kapak – karya Andry Chang

Penyelamat Terakhir – karya Aben

(lagi…)

Berikut adalah ulasan singkat untuk cerpen:

Empat Elemen Tiga Nyawa – karya A.R. Dani

Heart Speaker – karya Alfian Daniear

Hujan – karya D. Catcher

Inti Khatulistiwa – karya Catzlink

I Wake for Thousand Years – karya Kuro M

Jemma dan Sang Naga – karya Light

Kerajaan Hati: Tentang Penantian Musim Semi – karya Chie-chan

Kesempatan Tidak Datang Dua Kali – karya Vania Ivena

Kisah Lain Nawangwulan – karya Tya

Kota Para Penjarah – karya Luz Balthasaar

Ksatria Putih dan Labirin Dunia Kegelapan – karya Shao An

Kunci Hitam – karya T. Rossi

(lagi…)

Berikut adalah ulasan singkat untuk cerpen:

Blood of Two Brothers – karya Makkie

Bocah Serigala dan Isyarat-Isyarat Api – karya Jaladara

Boxinite – karya Mailindra

Christal, Tulisan Cermin, dan Saphire – karya Feni NS

Codename: Thanatos – karya Ivan Z

Dear Bloody Homeland – karya Amarillo Heinz

Deceptive Problems from Science Town – karya Laniefay

Di Depan Gerbang Caruban – karya Barlianto A.W

Dongeng Si Kaya (Cerita Rakyat Pulau Angan) – karya Yin

Drama Terhebat Yang Pernah Ada – karya Tyas Palar

Dream Jumper – karya Herjuno

Dunia Yang Kutinggalkan – karya Katib An-Nafi

(lagi…)

Berikut adalah ulasan singkat untuk cerpen:

ABEL-7 – karya Someonefromthesky

Anak Lelaki dan Si Pengubah Wujud – karya Juunishi Master

Anastasia – karya Alcyon

Annunaki! – karya Ken

Appolyon – karya George D. Farmer

Ariman – karya Wyka

Arrakis – karya Fenny Wong

Artemis dan Gudang Harta Rahasia Piraeus – karya Kirzo

Athene: Aku Tak Perlu Kembali Lagi – karya Adil Albanny

Balada Seorang Terata – karya Ubr

Bangkitnya Pedang Salamander – karya Nekoman

Batraz & Deseltra – karya Blood Raven

(lagi…)

Sebenarnya juri sama sekali tidak punya kewajiban untuk menjelaskan kepada publik alasan kenapa mereka membuat keputusan atau pilihan, kenapa ini menang kenapa itu kalah dan sebagainya. Jadi di sini saya, Dian dan Boni membuat ulasan semata-mata untuk berbagi tentang apa yang kami rasakan dan kami lihat saat membaca cerpen-cerpen fantasi yang masuk menjadi peserta Fantasy Fiesta 2010, yang begitu variatif jenis dan temanya dan benar-benar jujur saya katakan seluruhnya mempunyai daya tarik dan semangat tersendiri. Pendapat kami bersifat sangat subyektif, dan mungkin akan berbeda dengan pendapat banyak orang. Juga, kami melihat dari sudut pandang atau sisi yang mungkin berbeda dengan orang lain, yang mana bahkan di antara ketiga juri pun terdapat perbedaan pandangan dan penilaian yang lumayan mencolok.

Dari sisi saya pribadi, karena saya seorang penulis, seringkali saya berbicara terlalu teknis, kadang seperti seorang tukang hitung sotoy yang sedang menyelidiki angka-angka meragukan (yang ini salah, yang itu salah, yang begono gak sesuai dengan kenyataan dan teori, dsb dsb dsb), lalu tergerak untuk memberikan saran yang sesuai dengan sedikit pengetahuan dan pengalaman yang saya punya. Tetapi seringkali pula saya hanya ingin menempatkan diri pada posisi pembaca, yang bebas berbicara apa adanya, walaupun mungkin itu kosong dan tidak berbobot sama sekali. Mungkin perasaan yang sama dialami juga oleh Dian dan Boni. Apapun, dari yang berisi maupun yang kosong ini, yang panjang maupun yang pendek, kami berharap tetap ada yang bisa dipelajari, dan semuanya bisa membantu sang penulis, kami sendiri, maupun orang lain yang ingin membuat karya-karya fantasi berikutnya supaya bisa lebih baik di masa datang.

Saya mengucapkan terima kasih kepada dua rekan saya, Dian dan Boni, yang telah bersama-sama menjadi penyelenggara dan ikut bermabuk ria menilai seluruh karya, juga kepada penerbit Adhika Pustaka yang telah bersedia menjadi sponsor dan ikut mempromosikan kegiatan ini sampai jauh ke mana-mana. Anda semua adalah orang-orang hebat yang penuh semangat dan visi. Dan pastinya, terima kasih kepada seluruh Teman-teman yang sudah ikut serta memeriahkan ajang Fantasy Fiesta 2010. 74 peserta adalah sungguh jumlah yang bukan main-main, jauh di atas perkiraan awal saya, sehingga terus terang sempat membuat saya terkejut dan ‘ngeri’. Ada begitu banyak semangat, gairah dan keberanian, juga harapan dan impian. Ada begitu banyak arti di sana.

Maju terus dunia fiksi fantasi Indonesia. Kita sudah bangun, kita sudah berkumpul, kita sudah saling kenal, kita sudah sama-sama berpesta karya, kita sudah saling mendukung dan memberi saran, dan kita jangan berhenti di sini.

Salam, dan terima kasih.

31 Agustus 2010

Villam, Dian & Bonmedo

Berikut adalah ulasan singkat untuk 10 cerpen terbaik Fantasy Fiesta 2010.

(lagi…)

Tidak mudah memilih yang terbaik dari sekian banyak cerita menarik yang menjadi peserta Fantasy Fiesta 2010. Tetapi dengan segala pertimbangan masing-masing, ketiga juri telah menilai dan mengurutkan seluruh 74 cerita. Nilai-nilai tersebut digabungkan, sehingga akhirnya diperoleh 10 besar cerpen terbaik, sebagai berikut (sesuai urutan abjad):

Dari 10 cerpen tersebut, 3 cerpen pemenang Fantasy Fiesta 2010 adalah:

  • Pemenang ke-1: Selera Ganesha – karya Dewi Putri Kirana

berhak atas hadiah voucher belanja / uang tunai senilai Rp 400.000,- dan bingkisan dari penerbit Adhika Pustaka.

  • Pemenang ke-2: Appolyon – karya George D. Farmer

berhak atas hadiah voucher belanja / uang tunai senilai Rp 250.000,- dan bingkisan dari penerbit Adhika Pustaka.

  • Pemenang ke-3: Sang Pelukis – karya Fredrik Nael

berhak atas hadiah voucher belanja / uang tunai senilai Rp 150.000,- dan bingkisan dari penerbit Adhika Pustaka.

Selain itu, juri juga memberi penghargaan khusus kepada:

  • Moka si Mobil Jelaga – karya Yuniar K, sebagai Villam’s Pick for The Best Product of a Crazy Mind Which You Can Safely Read To Your Kids
  • Mongku & Barnabas dari Mongku & Barnabas – karya Rickman Roedavan, sebagai Villam’s Pick for The Best Celebrity Couple on Fantasy Fiesta 2010
  • Baalruukh dari Speak of the Devil: The Bait – karya F.A. Purawan, sebagai Villam’s Pick for The Best Creature to Play Chess with Davagni in Hell
  • Pedang Tiga Belas Depa dari Di Depan Gerbang Caruban – karya Barlianto A.W sebagai Dian’s Pick for The Craziest Weapon on Fantasy Fiesta 2010
  • Barshan dan Kirali dari Kota Para Penjarah – karya Luz Balthasaar sebagai Dian’s Pick for The Most Dangerously-Cool Pet That You (Don’t) Want to Keep in Your House.
  • Ares dari Drama Terhebat Yang Pernah Ada – karya Tyas Palaar sebagai Dian’s Pick for the Best Reason for a Girl to Kick a Guy’s Ass
  • Kisah Lain Nawangwulan – karya Tya sebagai Bonmedo’s Pick for The Creepiest Cool Crazy Skincurling Story
  • Lelembut – karya Ewing sebagai Bonmedo’s Pick for The Most Likely to be Hidden Under His Pillow Story
  • Yumegatari – karya SZero sebagai Bonmedo’s Pick for The Story with The Best Fighting Scene
  • Zee & Zoe – karya Sang Mimpi sebagai Bonmedo’s Personal Favourite Which Make Him Say ‘WHAT?’

Selamat kepada seluruh pemenang dan makhluk-makhluk yang memperoleh penghargaan tersebut, dan terima kasih kepada seluruh Teman yang telah berpartisipasi di ajang Fantasy Fiesta 2010.

Salam

Villam, Dian & Bonmedo

Teman-teman,

Mulai sekarang kita akan membuat topik-topik khusus yang terkait dengan Fantasy Fiesta 2010, di Forum Kastil Fantasi.

Berikut adalah dua topik pertama:

Harapan, Saran dan Usulan untuk Fantasy Fiesta 2010

Cerpen Favoritmu

Teman-teman bisa memberikan masukan dan pendapat di sana.

Terima kasih.

Villam

PENYELAMAT TERAKHIR

Aben

Kabur!

Hanya kata itu yang tergambarkan di dalam pikiranku saat ini, saat ada sepuluh laki-laki dewasa yang menghadangku ketika  hendak mencari tempat berteduh setelah seharian mengais rezeki. Walaupun aku baru berumur 15 tahun, aku tidak takut dengan mereka karena mereka selalu minta uang kepadaku berupa uang pajak karena memasuki daerah kekuasaan mereka.

(lagi…)

Halaman Berikutnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.