Agustus 2010
Arsip Bulanan
Agustus 31, 2010
Berikut adalah ulasan singkat untuk cerpen:
Sindrom Anzu: Nama Terlarang di Angkasa – karya Calvin Michel Sidjaja
Sky of Dawn – karya Noirciel
Speak of The Devil: The Bait – karya F.A. Purawan
Tea Time – karya Serasoshiny
Temmora (Buah Pohon Doa) – karya Elbintang
The Bully – karya Chardonnay
The Fraternity – karya Violet Teresa
The Jackals – karya Fallen Angel
Tridalry – karya A.I. Musthafa
Under the Greenwood Tree – karya Restya
Wajah Sheira – karya Aki
Yumegatari – karya Szero
Zee & Zoe – karya Sang Mimpi
5 Black Castles – karya Yonika
(lagi…)
Agustus 31, 2010
Berikut adalah ulasan singkat untuk cerpen:
Perjalanan: Ekstremis, Seniman, Tuhan – karya Smith61
Q’s – karya 145
Rahasia Fiona – karya Nebunedzar
Roan’s Journey – karya Maximus
Roh Hijau – karya Franci
Sabtu, 4 April – karya Eve Shi
Sang Pelukis – karya Fredrik Nael
Sebuah Harapan Seorang Gadis Mungil – karya Yuni Batue
Selera Ganesha – karya Dewi Putri Kirana
Sepakbola 2189 – karya Qeeya Aulia
Si Ipin – karya Puput Happy
Silence – karya JAP
(lagi…)
Agustus 31, 2010
Berikut adalah ulasan singkat untuk cerpen:
Labirin – karya Aphrodite
Lelembut – karya Ewing
Masa Lalu Alpha dan Beta – karya Panah Hujan
Midrelty – karya Billy Phoenix
Mimpi yang di Dalamnya Kemampuan Berpedangku Diuji – karya Alfare
Moka si Mobil Jelaga – karya Yuniar K
Mongku & Barnabas – karya Rickman Roedavan
Nanami: Flower of Destiny – karya Anggra T
Negeri Impian Aira – karya Mia Wawa
Ortriks – karya Pearl
Pedang dan Kapak – karya Andry Chang
Penyelamat Terakhir – karya Aben
(lagi…)
Agustus 31, 2010
Berikut adalah ulasan singkat untuk cerpen:
Empat Elemen Tiga Nyawa – karya A.R. Dani
Heart Speaker – karya Alfian Daniear
Hujan – karya D. Catcher
Inti Khatulistiwa – karya Catzlink
I Wake for Thousand Years – karya Kuro M
Jemma dan Sang Naga – karya Light
Kerajaan Hati: Tentang Penantian Musim Semi – karya Chie-chan
Kesempatan Tidak Datang Dua Kali – karya Vania Ivena
Kisah Lain Nawangwulan – karya Tya
Kota Para Penjarah – karya Luz Balthasaar
Ksatria Putih dan Labirin Dunia Kegelapan – karya Shao An
Kunci Hitam – karya T. Rossi
(lagi…)
Agustus 31, 2010
Berikut adalah ulasan singkat untuk cerpen:
Blood of Two Brothers – karya Makkie
Bocah Serigala dan Isyarat-Isyarat Api – karya Jaladara
Boxinite – karya Mailindra
Christal, Tulisan Cermin, dan Saphire – karya Feni NS
Codename: Thanatos – karya Ivan Z
Dear Bloody Homeland – karya Amarillo Heinz
Deceptive Problems from Science Town – karya Laniefay
Di Depan Gerbang Caruban – karya Barlianto A.W
Dongeng Si Kaya (Cerita Rakyat Pulau Angan) – karya Yin
Drama Terhebat Yang Pernah Ada – karya Tyas Palar
Dream Jumper – karya Herjuno
Dunia Yang Kutinggalkan – karya Katib An-Nafi
(lagi…)
Agustus 31, 2010
Berikut adalah ulasan singkat untuk cerpen:
ABEL-7 – karya Someonefromthesky
Anak Lelaki dan Si Pengubah Wujud – karya Juunishi Master
Anastasia – karya Alcyon
Annunaki! – karya Ken
Appolyon – karya George D. Farmer
Ariman – karya Wyka
Arrakis – karya Fenny Wong
Artemis dan Gudang Harta Rahasia Piraeus – karya Kirzo
Athene: Aku Tak Perlu Kembali Lagi – karya Adil Albanny
Balada Seorang Terata – karya Ubr
Bangkitnya Pedang Salamander – karya Nekoman
Batraz & Deseltra – karya Blood Raven
(lagi…)
Agustus 31, 2010
Sebenarnya juri sama sekali tidak punya kewajiban untuk menjelaskan kepada publik alasan kenapa mereka membuat keputusan atau pilihan, kenapa ini menang kenapa itu kalah dan sebagainya. Jadi di sini saya, Dian dan Boni membuat ulasan semata-mata untuk berbagi tentang apa yang kami rasakan dan kami lihat saat membaca cerpen-cerpen fantasi yang masuk menjadi peserta Fantasy Fiesta 2010, yang begitu variatif jenis dan temanya dan benar-benar jujur saya katakan seluruhnya mempunyai daya tarik dan semangat tersendiri. Pendapat kami bersifat sangat subyektif, dan mungkin akan berbeda dengan pendapat banyak orang. Juga, kami melihat dari sudut pandang atau sisi yang mungkin berbeda dengan orang lain, yang mana bahkan di antara ketiga juri pun terdapat perbedaan pandangan dan penilaian yang lumayan mencolok.
Dari sisi saya pribadi, karena saya seorang penulis, seringkali saya berbicara terlalu teknis, kadang seperti seorang tukang hitung sotoy yang sedang menyelidiki angka-angka meragukan (yang ini salah, yang itu salah, yang begono gak sesuai dengan kenyataan dan teori, dsb dsb dsb), lalu tergerak untuk memberikan saran yang sesuai dengan sedikit pengetahuan dan pengalaman yang saya punya. Tetapi seringkali pula saya hanya ingin menempatkan diri pada posisi pembaca, yang bebas berbicara apa adanya, walaupun mungkin itu kosong dan tidak berbobot sama sekali. Mungkin perasaan yang sama dialami juga oleh Dian dan Boni. Apapun, dari yang berisi maupun yang kosong ini, yang panjang maupun yang pendek, kami berharap tetap ada yang bisa dipelajari, dan semuanya bisa membantu sang penulis, kami sendiri, maupun orang lain yang ingin membuat karya-karya fantasi berikutnya supaya bisa lebih baik di masa datang.
Saya mengucapkan terima kasih kepada dua rekan saya, Dian dan Boni, yang telah bersama-sama menjadi penyelenggara dan ikut bermabuk ria menilai seluruh karya, juga kepada penerbit Adhika Pustaka yang telah bersedia menjadi sponsor dan ikut mempromosikan kegiatan ini sampai jauh ke mana-mana. Anda semua adalah orang-orang hebat yang penuh semangat dan visi. Dan pastinya, terima kasih kepada seluruh Teman-teman yang sudah ikut serta memeriahkan ajang Fantasy Fiesta 2010. 74 peserta adalah sungguh jumlah yang bukan main-main, jauh di atas perkiraan awal saya, sehingga terus terang sempat membuat saya terkejut dan ‘ngeri’. Ada begitu banyak semangat, gairah dan keberanian, juga harapan dan impian. Ada begitu banyak arti di sana.
Maju terus dunia fiksi fantasi Indonesia. Kita sudah bangun, kita sudah berkumpul, kita sudah saling kenal, kita sudah sama-sama berpesta karya, kita sudah saling mendukung dan memberi saran, dan kita jangan berhenti di sini.
Salam, dan terima kasih.
31 Agustus 2010
Villam, Dian & Bonmedo
—
Berikut adalah ulasan singkat untuk 10 cerpen terbaik Fantasy Fiesta 2010.
(lagi…)
Agustus 31, 2010
Tidak mudah memilih yang terbaik dari sekian banyak cerita menarik yang menjadi peserta Fantasy Fiesta 2010. Tetapi dengan segala pertimbangan masing-masing, ketiga juri telah menilai dan mengurutkan seluruh 74 cerita. Nilai-nilai tersebut digabungkan, sehingga akhirnya diperoleh 10 besar cerpen terbaik, sebagai berikut (sesuai urutan abjad):
Dari 10 cerpen tersebut, 3 cerpen pemenang Fantasy Fiesta 2010 adalah:
- Pemenang ke-1: Selera Ganesha – karya Dewi Putri Kirana
berhak atas hadiah voucher belanja / uang tunai senilai Rp 400.000,- dan bingkisan dari penerbit Adhika Pustaka.
- Pemenang ke-2: Appolyon – karya George D. Farmer
berhak atas hadiah voucher belanja / uang tunai senilai Rp 250.000,- dan bingkisan dari penerbit Adhika Pustaka.
- Pemenang ke-3: Sang Pelukis – karya Fredrik Nael
berhak atas hadiah voucher belanja / uang tunai senilai Rp 150.000,- dan bingkisan dari penerbit Adhika Pustaka.
Selain itu, juri juga memberi penghargaan khusus kepada:
- Moka si Mobil Jelaga – karya Yuniar K, sebagai Villam’s Pick for The Best Product of a Crazy Mind Which You Can Safely Read To Your Kids
- Mongku & Barnabas dari Mongku & Barnabas – karya Rickman Roedavan, sebagai Villam’s Pick for The Best Celebrity Couple on Fantasy Fiesta 2010
- Baalruukh dari Speak of the Devil: The Bait – karya F.A. Purawan, sebagai Villam’s Pick for The Best Creature to Play Chess with Davagni in Hell
- Pedang Tiga Belas Depa dari Di Depan Gerbang Caruban – karya Barlianto A.W sebagai Dian’s Pick for The Craziest Weapon on Fantasy Fiesta 2010
- Barshan dan Kirali dari Kota Para Penjarah – karya Luz Balthasaar sebagai Dian’s Pick for The Most Dangerously-Cool Pet That You (Don’t) Want to Keep in Your House.
- Ares dari Drama Terhebat Yang Pernah Ada – karya Tyas Palaar sebagai Dian’s Pick for the Best Reason for a Girl to Kick a Guy’s Ass
- Kisah Lain Nawangwulan – karya Tya sebagai Bonmedo’s Pick for The Creepiest Cool Crazy Skincurling Story
- Lelembut – karya Ewing sebagai Bonmedo’s Pick for The Most Likely to be Hidden Under His Pillow Story
- Yumegatari – karya SZero sebagai Bonmedo’s Pick for The Story with The Best Fighting Scene
- Zee & Zoe – karya Sang Mimpi sebagai Bonmedo’s Personal Favourite Which Make Him Say ‘WHAT?’
Selamat kepada seluruh pemenang dan makhluk-makhluk yang memperoleh penghargaan tersebut, dan terima kasih kepada seluruh Teman yang telah berpartisipasi di ajang Fantasy Fiesta 2010.
Salam
Villam, Dian & Bonmedo
—
Agustus 27, 2010
Teman-teman,
Mulai sekarang kita akan membuat topik-topik khusus yang terkait dengan Fantasy Fiesta 2010, di Forum Kastil Fantasi.
Berikut adalah dua topik pertama:
Harapan, Saran dan Usulan untuk Fantasy Fiesta 2010
Cerpen Favoritmu
Teman-teman bisa memberikan masukan dan pendapat di sana.
Terima kasih.
Villam
Agustus 24, 2010
PENYELAMAT TERAKHIR
Aben
—
Kabur!
Hanya kata itu yang tergambarkan di dalam pikiranku saat ini, saat ada sepuluh laki-laki dewasa yang menghadangku ketika hendak mencari tempat berteduh setelah seharian mengais rezeki. Walaupun aku baru berumur 15 tahun, aku tidak takut dengan mereka karena mereka selalu minta uang kepadaku berupa uang pajak karena memasuki daerah kekuasaan mereka.
(lagi…)
Halaman Berikutnya »