DRAMA TERHEBAT YANG PERNAH ADA
Tyas Palar
—
Cerita ini telah dihapus tetapi nanti akan bisa dilihat di buku Antologi Cerpen Fantasy Fiesta 2010 yang akan segera terbit.
Agustus 24, 2010
DRAMA TERHEBAT YANG PERNAH ADA
Tyas Palar
—
Cerita ini telah dihapus tetapi nanti akan bisa dilihat di buku Antologi Cerpen Fantasy Fiesta 2010 yang akan segera terbit.
Agustus 24, 2010 at 2:04 pm
*terguling ngakak*
Apollo, betapa dramatisnya dirimu. Dan Ares yang malang. Ares yang malang. XDD
Keren banget, Tyas!
Agustus 24, 2010 at 2:07 pm
Ares…
Sudah lama nggak lihat Ares nelangsa begini XDD
GJ, Yas
Agustus 24, 2010 at 2:42 pm
walau ditulis dalam ramuan komedi, tapi terlihat sebenarnya si penulis memiliki pengetahuan cukup dalam akan archetypes dalam mitologi-mitologi. mungkin akan lebih oke kalau ditulis dalam nuansa serius ya
Agustus 24, 2010 at 3:20 pm
Aku suka banget humornya di depan! Cerdas dan kocak.
Tapi gue ga ngerti maksud endingnya,….
(Musti baca lagi neh)
Tapi bagus, lah.
FA Pur
November 4, 2010 at 6:49 pm
wkwkwkwkk
Agustus 24, 2010 at 4:54 pm
Aphrodite memutar-mutar matanya. “Si bego.”==> hahahahaa
aduhh Ares…Ares…=))
keren banget Tyas…ga sabar dibikinin short movienya…;P ;P
Good job, I like it
Agustus 24, 2010 at 5:26 pm
Fun
Jadi Apollo sebetulnya mahadalang selama ini? Ngomong-ngomong, ini parodi ya? *lemot*
Agustus 24, 2010 at 5:31 pm
endingnya oke dan efek “ternyata”-nya kena
pas kalimat “Si bego.” juga aduh… rasanya geli banget…
tapi, imho, untuk sampe ke ending yg itu, bagian2 depannya agak terlalu ruwet
still, ide ceritanya bagus, mbak Tyas!
Agustus 24, 2010 at 8:16 pm
wah.. kalo olympians baca ini ginama ya reaksinya? hahahahahaha
Agustus 24, 2010 at 8:17 pm
Terima kasih ya, semua! Hmmm, bagian depannya terlalu ruwet ya? Aaah, berarti memang harus belajar cara mengarang yang lebih ringkas nih. Tapi batasan jumlah kata itu memang menantang…
@Palsay: Short movie? Hihihihi role call! Ayo role call!
@Eve: Ini serius. *muka bo’ong*
Agustus 24, 2010 at 8:42 pm
Ini baru namanya …
Opera van Olympus!!!
Gak kalah ama OVJ nih.
Btw, satu hal yg gw notice janggal. Apollo katanya lagi gak main makanya dia santai pake sweater, tapi kok dia sempat ngomentarin jg soal “nama Apollo lbh bagus daripada Agetpaid”. Berarti dia main?
Hehe.
Agustus 24, 2010 at 9:07 pm
Bukan, kan dia sudah merencanakan habis itu bakal ada lanjutannya. Dan dia sudah menyiapkan karakternya yang bernama ‘Agetpaid’
Thank you, teliti banget.
Agustus 25, 2010 at 10:19 pm
wakakaka kereeennn
ngakak guling2 bacanya
kok saya g pernah diundang jadi penonton pentasannya Apollo ya? undangannya beli di mana tuh? XD
Agustus 26, 2010 at 7:28 pm
Hihihihi. Anubis asal comot aja kayaknya XD
Agustus 26, 2010 at 8:28 pm
wow klo gitu saya mesti dandan dulu biar dicomot anubis kali ya XD XD
o ya, kk, ngapain anubis main2 di olympus? ga bantuin jaga alam maut tuh? hehehe
bikin yg mitologi mesir donk (digetok karena request seenaknya) XD
Agustus 25, 2010 at 10:37 pm
wow keren…
enak banget bacanya dari awal sampe kelar
sifat2 karakternya jg kebayang
haha jd aslinya ares kikuk gt =D
cuma 1 kurangnya :
kurang panjang XD
Agustus 26, 2010 at 7:29 pm
Thank you! Maklum, ini kan lomba terbatas 3000 kata saja
Agustus 27, 2010 at 12:50 pm
lucu ngakak! hahahah!!! kasian banget Aresnya! XDXD
, like it!
memang mengingatkan pada kisah Percy Jackson, tapi yang ini bumbu humornya lebih segar, straight from the Gods
Agustus 29, 2010 at 8:32 pm
Let’s thank the ancient Greeks. They made the greatest stories ever
Agustus 27, 2010 at 6:27 pm
Aku pertama kenal Tyas Palar dari novel The Death To Come. Jujur aku kurang enjoy–bahkan sebel–baca novel itu karena alasan-alasan yang kukemukakan di bawah ini.
http://www.goodreads.com/review/show/92198371
Namun, setelah lihat cerpen ini, aku jadi merasa kepingin untuk membaca lebih banyak lagi karya Mbak Tyas.
Cerpen ini asli lucu, dan lucunya cerdas. Bisa-bisanya Apollo dibikin jadi tipe2 Co(wo)Gan(teng) nyebelin gitu. Apalagi nama-nama bikinannya.
Mataxabi >> Matasapi,
Agetpaid >> I Get Paid
Dan Aresnya, ouchhhh! Tragisssssss~~!!
Thank you for writing this story. I enjoyed it. Looking forward to reading your second book.
Agustus 29, 2010 at 8:34 pm
Awww, thanks! Terima kasih juga atas kritiknya. Soalnya, kamu bisa nulis kritik begitu karena kamu baca sampai selesai dan dipikirin banget. Itu aja saya merasa dihargai banget
Hihi, lega deh kalau cerita ini diterima, berarti ada peningkatan dari novel yang saya tulis sudah bertahun-tahun lalu itu. (Huhu saya nggak ada maksud pamer pengetahuan atau apa lho, saya cuma geek sejarah… tapi memang harus belajar direm ya hahahaha)
Semoga nanti buku keduanya bisa menjawab beberapa pertanyaan kamu dan bikin beberapa fakta di buku pertama jadi relevan, yah, dan juga bisa dinikmati
Once again, thanks!
Agustus 29, 2010 at 9:12 pm
Okay, Aku tunggu buku keduanya. Sebagai pembaca aku juga berharap itu jauh lebih baik dari yang pertama.
m(_ _)m
Agustus 28, 2010 at 9:07 pm
penulisnya pasti sangat menguasai kisah2 mitologi
ini lucu banget! saya bacanya sambil ngakak2.
Agustus 28, 2010 at 9:20 pm
Kalo saya gak salah inget … Tyas ini kyknya lg nerjemahin sesuatu yg berbau2 mitologi.
Gak heran kalo jd ngerti mitologinya kalo gitu caranya …
Hehe.
Agustus 28, 2010 at 9:45 pm
wow..
gak heran ya… salut salut.
Agustus 29, 2010 at 8:41 pm
Sebenarnya saya lebih banyak menerjemahkan buku sejarah, sih. Kebetulan belum pernah kebagian buku mitologi
Lengkapnya bisa dilihat di sini:
http://matakelabu.coffee-cat.net/works/
(numpang promo ya hihihi)
Terima kasih sudah membaca karya ini
Agustus 29, 2010 at 8:43 pm
Terima kasih sudah membaca
Senang bisa menghibur.
Agustus 28, 2010 at 11:16 pm
keren.. lucu.. bikin ngakak.. guling-guling..
salut buat penulisnya yang bisa meramu mitologi ke dalam parodi..
Agustus 29, 2010 at 8:44 pm
Terima kasih banyak ya
Agustus 29, 2010 at 1:31 pm
huahahahaha…
*sgnt*
the best so far…^_^
beneran deh…menyenangkan sekali bacanya…
question:
Anubis = Hades kah?
Agustus 29, 2010 at 8:45 pm
Oh bukan, Hades ada sendiri
Agustus 29, 2010 at 8:45 pm
Ups… lupa. Terima kasih ya sudah baca
Agustus 29, 2010 at 9:51 pm
Ini luar biasa!
Emang mungkin bakal agak susah dipahami bagi mereka yang enggak kenal mitologinya sih, tapi ini beneran cerita yang menarik.
Kurasa lagi-lagi ini salah satu calon kuat pemenang. ^^
Agustus 29, 2010 at 10:32 pm
“Wakakakaka, parah. Cerita ini parah sekali Mongku. Mungkin seharusnya kita ikut ambil bagian dalam pementasannya. Bagaimana?” tanya Barnabas
“Aku setuju. Cerita ini lucu sekali. Aku tak tahu kalau dewa-dewa ternyata bisa juga ngebanyol. Aku suka cerita ini!” Mongku bertepuk tangan keras
Two thumbs up!
Agustus 31, 2010 at 11:27 pm
ROFLMAO.
Pinter! Sinis, dan ironis juga!
Good job in recreating and manipulating the myths! *thumbs up*