MOKA SI MOBIL JELAGA
Yuniar K
—
Cerita ini telah dihapus tetapi nanti akan bisa dilihat di buku Antologi Cerpen Fantasy Fiesta 2010 yang akan segera terbit.
Agustus 24, 2010
MOKA SI MOBIL JELAGA
Yuniar K
—
Cerita ini telah dihapus tetapi nanti akan bisa dilihat di buku Antologi Cerpen Fantasy Fiesta 2010 yang akan segera terbit.
Agustus 24, 2010 at 3:53 pm
Whooaaaaa, dari antara semua fantasi yg berkesan high-class ato sci-fi, gw seringkali kangen ama jenis fantasi yg “dongeng Bobo” (bukan berarti jenis ini jelek krn gw kasih istilah abal gini ya
).
Rasanya kyk nostalgia jaman SD-SMP dulu. (SMP gw baca Bobo krn adik gw masih SD, jd masih langganan) Ceritanya simpel (gak usah dibilang soal teknik tulisan, udah bagus memenuhi standar tekniknya mah), tapi rasanya ada sesuatu yg didapat di akhir cerita, entah itu sekedar cerita yg berkesan, entah itu moral of the story.
Salut deh sama Mas Yanuar yg masih pny jiwa kanak2 untuk di-share.
Hehe.
September 1, 2010 at 3:11 pm
bukan Mas Yanuar, ‘mbak’ Yuniar
http://www.books4mom.net/2010/07/moka-si-mobil-jelaga/
September 1, 2010 at 3:12 pm
bukan Mas Yanuar, ‘mbak’ Yuniar
http://www.books4mom.net/2010/07/moka-si-mobil-jelaga/
Agustus 24, 2010 at 4:09 pm
Ini cerita yang bagus. Membacanya serasa seperti membaca film animasi Car, tapi ditambah dengan tokoh manusia. Mobil2nya juga terlihat cantik dan menarik, kalau saja perbedaan diantara mereka bukan hanya tipe dan warna, misalnya wiper Moka yang tinggal sebelah disebut diawal, pasti lebih bagus lagi.
Satu2nya yang sedikit mengganggu adalah tatanan dialog disini. Dialog dari beberapa karakter disusun jadi satu dalam satu paragraf. Agak membingungkan uatku yang terbiasa tiap ganti pembicara, dialog selalu dipisah paragraf.
Tapi, cerita masih menarik dinikmati, dan terasa imajinatif sekali. Nggak terlalu banyak kritik deh buat yang satu ini.
Agustus 24, 2010 at 4:11 pm
kangen tipe cerita begini, serasa baca BOBO lama ^^
Agustus 25, 2010 at 10:55 am
Wow. Aku terkesan. Sama sekali enggak nyangka bakal nemu cerita kayak gini di FF 2010.
Agustus 25, 2010 at 7:03 pm
hehehe, klasik
jadi inget zaman SD
Agustus 26, 2010 at 7:51 pm
BRAVO! Bener-bener sebuah cerita klasik yang memukau. Jenis cerita yang sudah seharusnya dilestarikan sejak demam herpot dan lord of the ring melanda dunia fantasi lokal, betul? betul? betul?
Agustus 27, 2010 at 4:18 pm
nostalgis, indah dan manis
Agustus 28, 2010 at 10:00 am
Terimakasih mengirimkan crita ini untuk fiesta. Gw jadi bisa belajar tentang menulis yang seperti ini.
keren!
Agustus 28, 2010 at 7:19 pm
aggh Terharu. *hiks*
Seandainya semua orang jaman sekarang bisa bikin cerita dimana inti utamanya adalah “moral”
tapi kayaknya perlu bertapa lebih lama dari seharusnya… apa lagi sudah teracun dari game-game kasar yang mendunia.
Aniwei. this is best storyline IMO
Agustus 31, 2010 at 4:38 pm
ah suka deh cerita simpel gini
keren
cerita anak2 yg indah
September 2, 2010 at 11:29 am
Aduhh… bagus bangeettt… Terharu juga bacanya…
Aku selalu suka ama cerita anak-anak yang penuh dengan pesan moral. Mungkin karena termasuk generasi yang besar ama Bobo ya
Karakterisasinya bagus, simpel tapi solid. Plot ceritanya juga, walaupun nggak luar biasa tapi konsisten dan cukup menyimpan twist.
Boleh nggak aku save cerita ini buat bahan bacaan buat anakku? (yang masih entah kapan bakal diadain
)
September 4, 2010 at 11:07 am
Aaaahhh terimakasih buat semuanya…dan buat ketiga juri yang baik, maafkan kalau cerita saya di ajang ini jadi kayak orang yang salah kostum di sebuah acara
Tapi sungguh, saya senaanggg bangeeett ikutan acara ini.. S.E.N.A.N.G !!!!